Bupati Alor Pertaruhkan Jabatan, Demi Gelar Expo ditengah Pandemi

Alor, Karta Kita — Bupati Alor, Drs Amon Djobo nekat menggelar Expo di tengah Pandemi Covid-19, hal ini di karenakan menurut Amon, Expo di Alor harus tetap dilaksanakan demi pertumbuhan ekonomi masyarakat Alor dalam menghadapi sulitnya kehidupan perekonomian di massa pandemi Covid-19 yang telah mewabah. Amon juga meyakinkan bahwa masyarakat Alor harus tetap optimis agar dapat produktif namun tetap tidak melupakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas saat mengikuti Expo.

Baca juga: Kegiatan 4 Pilar Endro Suswantoro Yahman, Anggota MPR RI

“Expo tentu tetap di laksanakan, karena dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Alor, karena ada covid-19 pertumbuhan ekonomi semakin sulit, sehingga kita harus tetap produktif untuk melakukan kegiatan- kegiatan yang menghasilkan secara ekonomi, asal dalam aktivitas- aktivitas yang dilakukan dalam mengikuti kegiatan Expo, kita juga harus tetap mengikuti protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, jangan lalai akan hal-hal itu”. Ujar Amon Djobo dalam penyampaian secara terbuka pada media.

Diketahui Masyarakat Kabupaten Alor sendiri masih pro-kontra terhadap Ekspo yang sudah berjalan, bahkan ada elemen masyarakat yang secara keras menyampaikan keberatannya terkait dilakasanakannya Ekspo di kabupaten Alor, Penolakan dari beberapa elemen masyarakat ini dilakukan melalui tulisan penolakan di social media, maupun secara langsung melakukan Aksi protes dengan melakukan demonstrasi, alasan utama dari penolakan kegiatan Expo tersebut yakni ketakutan masyarakat bahwa kedepannya keramaian yang terjadi di Expo bisa menjadi pemicu penyebaran covid-19 di Kabupaten Alor.

Menanggapi isu serta keresahan yang ramai dikeluhkan dan ditakutkan masyarakat Kabupaten Alor, Bupati Alor, Drs Amon Djobo Kembali menegaskan Bahwa hal tersebut tidak akan terjadi karena semua sudah diatur sesuai dengan protokol kesehatan, dan masyarakat yang mengikuti expo harus patuh kepada protokol kesehatan, selanjutnya Amon juga menegaskan bahwa kalaupun dalam perjalanan kegiatan Expo ada yang terkena virus Covid-19 maka akan di karantina dan dirawat hingga sembuh, bahkan untuk menunjukan keseriusannya secara lantang dan terbuka, Amon Djobo menyampaikan bahwa jika ada Pasien covid-19 yang bermunculan karena kegiatan Expo yang digelar kemudian tidak dapat disembuhkan dan meninggal maka ia akan bersedia mundur dari jabatannya sebagai Bupati Alor tanpa menunggu desakan masyarakat melalui aksi demonstrasi dan sebagainya.

“Jangan takut, semua tentunya kita atur sesuai protokol kesehatan, masyarakat yang pergi ekspo juga harus ikut protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan sebagainya, bahkan kalaupun ada yang nanti terkena Covid-19 tentunya akan langsung kita isolasi, karantina dan rawat sampai sembuh, bahkan kamu semua dengar baik- baik, kalau misalnya nanti karena kita buat expo terus ada masyarakat yang kena corona terus kita karantina dan rawat lalu sembuh, itu tidak apa-apa, saya tidak akan mundur, tapi kalau misalnya karena kita buat expo lalu ada masyarakat yang kena corona kemudian dia meninggal, itu tidak perlu kamu demo- demo, saya sendiri yang akan mundur”. Tegas Amon Djobo mengakhiri pernyataan terbukannya. Senin (29/9/2020). (Gitur).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *