11 August 2022

Formata Tuntut Polres Cilegon Selesaikan Kasus Sengketa Tanah Masyarakat

Cilegon Kartakita-Forum Masyarakat Peduli Hukum dan Mafia Tanah (Formata) melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Cilegon pada Jumat siang (17/7).

Aksi tersebut dilakukan atas tuntutan terkait persoalan kasus laporan polisi lp/206/vii/res.1.2/2018/res cilegon/banten tanggal 20 juli 2018 yang berlokasi di Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan kota Cilegon ( didalam area PT. Kenertec Power System ) pada tahun 2007 yang masih belum diproses sampai saat ini.

Perihal kasus ini yakni masyarakat kelurahan Kepuh merasa sangat dirugikan atas dokumen kepemilikan  tanah mereka yang dipalsukan dan dijual ke PT Kenertes  Power System yang kini bahkan sudah berdiri. Terlapor atas nama sdr. H. Iye Iman Rohiman dkk yang sampai saat ini tidak diketahui kelanjutannya.

Lukman Nul Hakim selaku koordinator aksi  menyampaikan tuntutan  terhadap  Polres kota Cilegon untuk serius dan tetap menindaklanjutin proses hukum tersebut.

“Kasus ini harus ada penyelesaian nya, harus di periksa juga orang-orang yang terlibat dalam pemalsuan dokumen, para mafia tanah juga harus mendapatkan hukuman yang layak. Pemerintah segera mengembalikan tanah warga di kelurahan kepuh harus dikembalikan”, kata Lukman.

Formata Banten menegaskan  akan melanjutkan aksi demonstrasi ke Polda Banten, jika pihak Polres tidak memberi terhadap persoalan ini.