20 April 2021

GMNI Cabang Waingapu Membagi Sembako Kepada Korban Dampak Banjir

Waingapu, Karta Kita — GMNI Cabang Waingapu menyalurkan bantuan berupa sembako yakni beras, minyak goreng, telur ayam, mie soto ditambah dengan obat-obatan kepada masyarakat yang mengalami korban banjir di Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Lambanapu pada Senin (05/04/2021).

Sekrataris GmnI Waingapu Gabriel Ngau Behar mengatakan bantuan ini merupakan donasi dari banyak pihak dan akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Pertama kami atas nama DPC GMNI Waingapu mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah memberikan donasi begitu juga yang telah membantu kami untuk menyalurkan bantuan ke pihak korban banjir. Kami juga berterima kasih kepada pihak yang menyediakan tempat POSKO di Waingapu” ungkapnya ketika di wawancara di Sekretariat Gmni.

“Sumbangan yang kami dapat juga langsung di salurkan ke masyarakat yang terdampak dan para pengungsi di Kelurahan Lambanapu. Memang masih banyak masyarakat yang terdampak dan mereka belum mendapatkan bantuan seperti beras, pakaian, selimut, tikar, kelambu, karena masyarakat tersebut kebanyakan mengungsi di rumah warga, tetapi kebanyakan bantuan yang tersalur itu di setiap posko-posko saja,” jelas Gabriel Ngau Behar.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini Gmni masih terus berjuang memohon bantuan kepada semua pihak yang berbaik hati untuk terus memberi donasi karena masih banyak korban di kelurahan mauliru, kambaniru dan malumbi yang belum diberi bantuan.

“Kondisi hari ini masyarakat secara khusus di wilayah kota dan kambera masih berada di lokasi pengungsian karena masih ada banjir susulan yang mungkin terjadi. Saran saja bagi setiap posko tempat penampungan sumbangan tersebut agar dibagi merata kepada setiap warga diseputaran kelurahan masing-masing, karena tidak semua warga mereka mengungsi di posko tersebut, mereka mengungsi di rumah warga.” tambahnya.

“Salah satu contoh di kelurahan lambanapu banyak masyarakat yang mengungsi di rumah warga mereka mengeluh karena tidak kebagian bantuan padahal mereka sangat membutuhkan, padahal beras maupun bantuan lainnya ada sedang bertumpuk di kelurahan bahkan sampai nasi pun basi kata warga yang mengalami dampak,” dengan tegas Gabriel menyampaikan.

Gabriel menjelaskan bahwa situasi cuaca saat ini masih sangat buruk, dengan curah hujan yang tinggi juga potensi angin pun terus melanda kota Waingapu dan sekitarnya.

“Kami meminta warga se-kabupaten Sumba Timur tetap waspada. Karena ada juga pemberitahuan dari Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa sekitar jam 2 Wita baru terbentuk badai siklon tropis yang sebenarnya.” tutupnya.