Kawan Milenial Medan dan TSI Resmi Dukung Pasangan Bobby-Aulia

Medan, Karta Kita — Kota Medan merupakan salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada pada Desember 2020. Salah satu pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Medan yang mulai mendapat rekomendasi dari beberapa partai politik adalah pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Dukungan kepada pasangan anak muda ini pun sudah mulai bermunculan. Relawan Timbul Sehati Indonesia dan Relawan Kawan Milenal Medan merupakan relawan yang sudah menyatakan dukungan kepada pasangan muda Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman pada Senin, (17/8/2020).

Dirgantara Rexy Martua Pangaribuan yang merupakan Koordinator Timbul Sehati Indonesia dan Kawan Milenial Medan mengatakan bahwa dua relawan ini memilih pasangan Bobby-Aulia atas dasar aspirasi anak-anak muda dari berbagai komunitas yang tergabung dalam relawan.

“Kami sepakat mendukung Bang Bobby-Aulia karena kemauan sendiri. Ini aspirasi dari anak-anak muda di komunitas olahraga dan seni yang bergabung di relawan ini.” sebut lulusan Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran ini.

Dirgan menerangkan langkah awal yang akan diupayakan adalah meningkatkan partisipasi kaum milenial dalam pilkada. Menurutnya ini langkah awal yang perlu dilakukan mengingat selama ini partisipasi politik kaum milenial masih tergolong rendah.

“Kami melihat milenal untuk memilih saja sedikit susah untuk diajak. Oleh karena itulah menjadi tugas kami nantinya untuk meningkatkan pemilih dari milenial dengan cara akan membentuk koordinator di setiap kecamatan untuk memenangkan Bobby-Aulia,” terang Dirgantara.

Saat ditanyakan apa harapannya untuk pasangan Bobby-Aulia, Dirgan meminta pasangan ini memperbanyak aktivitas turun lapangan untuk melihat secara langsung kondisi rakyat dan apa yang rakyat butuhkan.

“Kami sih berharap Bang Bobby-Aulia turun langsung, serap aspirasi, lihat langsung kondisi rakyat Kota Medan. Kalau ini dilakukan, kami yakin pasti mampu menyelesaikan permasalahan sesuai fakta di lapangan, nggak cuma mendengar kata-kata dari orang lain,” tegasnya.

Dirgan juga menambahkan permasalahan generasi muda di Kota Medan yang sangat kentara dan menjadi perhatian adalah masalah putus sekolah. Menurutnya hal ini terjadi karena kondisi perekonomian yang sulit. Celakanya anak-anak muda seperti ini rentan terjerumus pada kenakalan remaja termasuk memakai narkoba dan menjadi pengamen.

“Ini masalah kaum milenial di Kota Medan. Sulit untuk dipungkiri, ini nyata terjadi. Kami harap Bang Bobby-Aulia mampu mencari solusi untuk permasalahan ini, merangkul kaum milenial agar termotivasi untuk membangun usaha kecil dan menengah. Mereka perlu didukung dan dijauhkan dari narkoba dan masalah sosial lainnya termasuk pengangguran. Apalagi pada saat pandemi seperti sekarang ini,” sambungnya.

Terakhir, Dirgan juga mengingatkan masalah pelayanan publik di Kota Medan yang harus juga diperhatikan oleh Bobby-Aulia. “Sudah saatnya Kota Medan memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mempermudah segala urusan layanan publik di Medan. Pemko Medan perlu mengintegrasikan layanan publik pemerintah pusat dan daerah, BUMN serta swasta dalam satu tempat,” tutupnya. (jfs/kartakita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *