29 May 2022

Kemendagri Ingatkan BUMD Pentingnya Mitigasi 7 Sektor

sumber foto: dok kemendagri

Jakarta, Karta Kita — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan pentingnya mitigasi pada 7 sektor. Ketujuh sektor tersebut antara lain asuransi, suap dan gratifikasi, kredit fiktif, pengadaan barang dan jasa, serta fee penempatan dana.

Kepala Badan Litbang Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan bahwa tujuh risiko yang perlu dimitigasi oleh BUMD adalah untuk menjaga kredibilitas dari BUMD tersebut. Pernyataan tersebut disampaikannya pada saat mewakili Mendagri Tito Karnavian pada acara penghargaan TOP BUMD Award 2021 di Jakarta, Jumat (10/9).

Fatoni juga mengakui akan peran penting BUMD dalam perkembangan perekonomian daerah. BUMD dinilai telah mampu melihat potensi dan karakteristik daerah dan terus berupaya menyediakan barang dan jasa berkualitas dengan memperhatikan potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing.

“Kehadian BUMD sangat penting, karena ia merintis sektor usaha yang belum diminati swasta. BUMD juga berperan sebagai pelaksana pelayanan publik, penyeimbang kekuatan pasar, dan turut membantu pengembangan usaha kecil dan menengah,” ujar Fatoni, sebagaimana dikutip dari laman Kemendagri.

Menurut Fatoni yang perlu distimulus adalah penguatan modal BUMD, kesiapan menghadapi era globalisasi dan industri 4.0 agar tidak kalah bersaing. Di samping itu, BUMD juga perlu menerapkan tata kelola perusahaan yang bersinergi dengan UMKM-UMKM yang ada, melibatkan berbagai pihak termasuk media. (ed/kartakita)