17 June 2021

Kesbangpol Purbalingga Selenggarakan Rakor Bantuan Keuangan Kepada Parpol Tahun 2021

Purbalingga, Karta Kita — Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan rapat koordinasi membahas tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik Tahun Anggaran 2021 pada Senin (19/04/2021). Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kesbangpol Gatot Budirahardjo ini dihadiri oleh perwakilan masing-masing partai politik, anggota KPU Kabupaten Purbalingga, Inspektorat, Bagian Hukum Setda Purbalingga dan perwakilan dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Purbalingga.

Dalam rapat Gatot Budihardjo mensosialisasikan tentang Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 78 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dan Tertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik.

“Saat ini kami akan menjelaskan pasal demi pasal yang berubah dari Permendagri No. 36 dan dituangkan pada Permendagri No. 78 Tahun 2020. Beberapa perubahan tersebut juga mengakomodasi situasi pandemi Covid-19 yang sedang kita alami saat ini. Pada permendagri ini juga ada klausul yang menyatakan bahwa ini akan berlaku sampai nanti pemerintah pusat menyatakan bahwa kondisi pandemi sudah berakhir.” pungkasnya.

Sementara itu, anggota KPU Purbalingga Andri Supriyanto yang turut hadir dalam rapat juga menyambut baik khususnya alokasi atau penggunaan bantuan keuangan parpol untuk kegiatan sosialisasi politik.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi politik yang dimaksud. Bagi kami sebagai penyelenggara pemilu bersedia diundang untuk turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Perlu juga kami sampaikan bahwa kami tidak pernah menerima honor narasumber karena kami sudah cukup memperoleh dana kehormatan sebagai penyelenggara. Dan salah satu fokus kami adalah bagaimana agar masyarakat semakin cerdas secara politik sehingga nantinya partisipasi pemilih juga bisa mengalami peningkatan.” paparnya.