29 May 2022

Ketua DPP GMNI: Qomaruddin Minta Hentikan Operasi dan Cabut Ijin Operasi PT. SMGP

Jakrata- Tragedi kebocoran gas PT Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP), pada Minggu 24 April 2022 telah meyebabkan belasan warga meninggal dunia dan puluhan warga lainnya dilarikan ke rumah sakit karena keracunan Gas PT SMGP yang bocor.

Semburan lumpur panas setinggi lebih dari 30 meter disertai dengan bau gas menyengat terjadi di rig pengeboran panas bumi milik PT SMGP, Desa Sibanggor Julu, Mendailing Natal. Peristiwa kebocoran Gas PT. SMGP telah terjadi berulang kali, setidaknya dalam kurun waktu 2 tahun terakhir telah terjadi sebanyak empat kali, parahnya memasuki awal tahun 2022 telah terrjadi sebanyak 2 kali yakni di bulan Maret dan April 2022.

Ketua Bidang Perindustrian DPP GMNI Bung Qomarudin menyatakan terkait mengenai perizinan PT SMGP.
“PT SMGP telah banyak merugikan masyarakat sehingga harus dihentikan karena hal ini bertentangan dengan UU No 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi khusus Pasal 52 ayat 1 a dan b”.

Lebih lanjut Qomaruddin, Putra Madura ini menyampaikan Pemerintah harus tegas Untuk memberikan sanksi sesuai Pasal 56 ayat 2, yaitu mencabut izin PT SMGP karena tidak layak beroperasi dan tidak menjaga standar keselamatan dan mengantisipasi pencemaran lingkungan.