Paguyuban TTU di Kupang Berikan Bantuan Sembako bagi Warga TTU Diaspora

Kupang, Karta Kita– Paguyuban TTU yang merupakan perkumpulan warga diaspora kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berdomisili di Kota Kupang kembali melakukan bantuan sembako bagi masyarakat TTU diaspora.

Aksi sosial ini dilakukan pada Sabtu (16/05/2020) berupa pembagian 80 paket sembako  kepada 80 kepala keluarga (KK) warga diaspora asal TTU yang tersebar di beberapa area seperti TDM, Liliba, Oesapa, Penfui, Nasipanaf, Kelapa lima, Oebobo, Alak, Kayu putih dan BTN.

Koordinator pembagian sembako Inosentius Naitio menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan para donatur yang telah menyumbangkan bantuan kepada masyarakat TTU.

“Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua asal TTU dan juga kepada para donatur yang secara sukarela menyumbangkan bantuan untuk masyarakat diaspora TTU di Kupang”, katanya.

Koordinator Paguyuban TTU, Rudi Soik disela-sela kegiatan mengatakan bahwa paguyuban ini dibentuk untuk tujuan mengikat persaudaraan dan kekeluargaan antara warga TTU di Kota Kupang.

“Tujuan dari paguyuban ini adalah untuk membingkai persaudaraan tanpa membatasi adanya perbedaan suku, ras, agama dan adat-istiadat. Kita harapkan agar paguyuban ini sebagai pelopor persaudaraan, tidak hanya terbatas untuk orang TTU tetapi terbuka untuk semua kalangan masyarakat di Kota Kupang sebagai representasi masyarakat NTT” tegasnya.

Selain itu perwakilan sesepuh TTU di Kupang, Elpidus Kono Feka yang hadir dalam kegiatan pembagian sembako tersebut mengatakan bahwa aksi sosial hari ini merupakan bentuk solidaritas dari paguyuban TTU bagi masyarakat Kota Kupang.

“Oleh karena itu diharapkan kerja sama  untuk saling membantu dengan membagikan kelebihan kepada masyarakat yang secara langsung terkena dampak, misalnya pekerja buruh harian lepas,  tenaga kerja yang dirumahkan, tukang ojek yang hasil pendapatannya berkurang karena dampak pandemi covid-19 ini”, katanya.

Ia mengharapkan agar paguyuban TTU ini dapat menjadi wadah yang mempersatukan semua warga diaspora TTU di Kota Kupang agar menjalin kekeluargaan dan persaudaraan antar warga masyarakat.

“Semoga solidaritas melalui pemberian bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka selama ini”,lanjutnya.

Elpidus juga menambahkan bahwa kebetulan ada juga anggota kepolisian (Polri) yang bergabung dalam paguyuban TTU ini maka bantuan sosial ini juga sebagai bentuk implementasi dari instruksi Kapolri dan juga Kapolda NTT.

“Kapolri dan Kapolda NTT memberikan arahan kepala seluruh personil anggota Polri agar memberikan bantuan bagi masyarakat baik secara langsung maupun memfasilitasi bantuan untuk tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan”, jelasnya.

Aksi sosial berupa pemberian bantuan dari Paguyuban TTU bagi masyarakat Kota Kupang  ini tetap mematuhi protokol pemerintah seperti menggunakan masker dan menjaga jarak sosial. (mkh/kartakita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *