Tiga Daerah Di Sumatera Utara Pilkada Dengan Calon Tunggal

Sumut, Karta Kita — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di tiga daerah di Provinsi Sumatera Utara hanya akan diisi oleh calon tunggal setelah perpanjangan pendaftaran calon tidak kunjung mendapatkan pendaftar baru. Tiga daerah tersebut terdiri dari Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kota Pematangsiantar dan Kota Gunung Sitoli.

Baca juga: Hampir Pasti, Duel Petahana Idris Melawan Pradi di Kota Depok

Sebagaimana diketahui, perpanjangan pendaftaran dimulai dari tanggal 11 September sampai dengan 13 September 2020. Hingga pendaftaran ditutup tidak ada bakal calon baru yang mendaftar kepada KPU Kabupaten Humbahas, Kota Pematangsiantar dan Kota Gunung Sitoli.

Dengan demikian, Pilkada Kabupaten Humbahas hanya diisi oleh satu calon yaitu pasangan Dosmar Banjarnahor dan Oloan Paniaran Nababan. Pasangan ini diusung oleh mayoritas partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Humbahas yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Gerindra.

Keenam partai politik ini jika ditotal jumlah kursinya sebanyak 22 kursi dari 25 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Humbahas. Dengan minimal pencalonan kepala daerah setidak-tidaknya 20 persen perolehan kursi di DPRD maka sudah tidak mungkin bagi calon kepala daerah lain untuk mendaftarkan diri karena setidaknya partai politik atau gabungan partai politik yang mengusung calon kepala daerah tersebut memiliki minimal 5 kursi di DPRD.

Sementara itu, Pilkada di Kota Pematangsiantar nantinya akan diisi oleh satu pasangan calon yakni pasangan Asner Silalahi-dr. Susanti. Pasangan ini didukung oleh 8 partai politik yaitu PDIP, Gerindra, Golkar, Demokrat, Hanura, Nasdem, PAN dan PKPI. Jika ditotal kedelapan parpol ini memiliki sebanyak 30 kursi di DPRD.

Pilkada di Kota Gunung Sitoli juga hanya memiliki calon tunggal yakni pasangan Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli. Ada 8 partai politik yang sepakat mengusung pasangan petahana Lakhomizaro-Sowa’a yakni PDI Perjuangan, Golkar, Perindo, PAN, Gerindra, Demokrat, Hanura, dan PKPI.

Hanya ada 1 partai politik yakni Partai Nasdem yang mengusung pasangan calon Martinus Lase-Hadirat Gea namun harus gagal dalam proses pendaftaran mengingat tidak mencukupi syarat perolehan minimal kursi DPRD. (jfs/kartakita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *