Truk Terguling, Kondisi Jalan Desa Halerman Sudah Tak Dapat di Tolerir

Alor Kartakita- Buruknya kondisi jalan Desa Halerman, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membuat kendaraan truk yang bermuatan Kayu Senin (23/11/2020) terguling. Dalam Kecelakaan tunggal yang terjadi senin sore ini tak ada yang meninggal, tetapi 2 orang penumpang mengalami luka –  luka dan patah tulang sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berlokasi di Mataraben.

Kecelakan di sepanjang perjalanan menuju Desa Halerman Bukanlah yang pertama, tapi sudah sering terjadi. Para pengguna jalan pun sudah sangat sering mengeluhkan kondisi jalan yang curam dan sebagian besar masih berupa tanah, kelikir dan aspal yang nyaris terkikis habis. Buruknya keadaan jalan tersebut sudah selalu dikeluhkan oleh para pengguna jalan, baik pengemudi kendaraan roda dua maupun kendaraan Roda empat.

“Kecelakaan Tunggal, Truk muat kayu terguling, kayu  jatuh semua. Dua orang Korban yang parah, satu kaki patah tidak bisa digerakan, yang satu muka hidung hancur semua jadi  kita langsung evakuasi bawa ke Pustu Mataraben”.  Ungkap Bay Moyah yang berada di lokasi kejadian memberi keterangan pada wartawan.

Bay juga menjelaskan bahwa walaupun kejadian sudah terjadi sejak sore hari namun sampai pada malam hari ia memberikan informasi pada media belum ada dari pihak keamanan atau kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian, mobil truk yang terguling pun masih di tinggalkan begitu saja dalam keadaan semula saat terguling, lagi – lagi hal ini dikarenakan kondisi jalan yang tak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi atau pertolongan untuk memindahkan atau mengevakuasi truk, pertolongan yang mampu diberikan hanya pertolongan dari masyarakat sekitar dan hanya sebatas membawa korban yang terluka ke Pustu Mataraben.

“Kejadian dari sore tapi sampai su malam ni polisi belum ada yang datang. Truk ju masih ada kasitinggal begitu saja, mau angkat bagaimana, keadaan jalan ju begitu. Pertolongan tu hanya baru dari masyarakat sekitar sa, kita tolong bawa korban yang luka – luka dan patah tulang pi di Pustu Mataraben”. Ungkap Penduduk Desa Halerman tersebut.

Keadaan Jalan Desa Halerman memang sudah dibiarkan bertahun – tahun hanya berupa tanah, kelikir dan aspal yang nyaris habis. Akses jalan seperti ini memang sangat berbahaya dan mengancam keselamatan untuk di lalui, namun tak ada pilihan lain bagi masyarakat halerman yang harus pergi untuk mengurus segala sesuatu ke kota kalabahi. Akses Jalan tersebut akan semakin menakutkan layaknya medan uji nyali saat musim hujan karena kondisi tanah yang becek membuat kendaraan sulit dikendalikan pengemudi,  sehingga kecelakaan pun tak dapat dihindarkan.

Masyarakat Desa Halerman sendiri menggaku sudah berulangkali menyampaikan keluhan terkait jalan yang harus mereka lalui tersebut, berbagai cara sudah ditempuh dan dilakukan, berbagai media sudah mereka pakai untuk suarakan, berharap teriakannya sampai kepada pemerintah agar sedikit diperbaiki akses jalan yang dilalui, namun sampai kini tak ada satupun yang terpenuhi sehingga kondisi jalan masih tetap sama dari tahun ke tahun, malah semakin rusak termakan usia dan cuaca sehingga semakin berbahaya dan mengancam keselamatan pengguna jalan.  (Senin 23/11/2020). (Gitur).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *